Barangkali yang paling menyakitkan
bukan kehilanganmu,
melainkan menyadari
bahwa sejak awal
cinta ini tak pernah diberi tempat
untuk disebut benar.
Padahal kita telah membangun
masa depan
dari mimpi-mimpi yang terlalu percaya.
Kini aku bertanya,
adakah yang masih pantas dipertahankan
ketika harapan perlahan berubah
menjadi abu
yang bahkan angin pun
enggan mengingatnya?
Dan aku tetap di sini
menunggu sesuatu
yang mungkin
tak pernah berniat datang.
No comments:
Post a Comment